Sinopsis
BOX2BOX Podcast adalah podcast sepakbola yang akan bicara apa saja soal sepakbola dari segala penjuru, dari mulai liga-liga Eropa sampai aspek non-teknis di luar lapangan. Digawangi oleh award-winning presenter, Pangeran Siahaan bersama pundit ternama Justin Lhaksana dan jurnalis kawakan Tio Prasetyo, BOX2BOX memberikan semua yang anda butuhkan soal sepakbola.
Episodios
-
#38 Jadi Komentator Itu Bukan Modal Pintar Ngomong Doang
08/01/2021 Duración: 01h04minBener gak, sih, kalo jadi komentator atau co-host sebuah pertandingan bola itu yang penting cuma pintar ngomong? Well, rekan kami yang merupakan co-host pertandingan di Mola TV, Aldi Bawazier, membuktikan sebaliknya. Bersama Dex, Rana, dan Rossi, Aldi mengupas apa yang dibutuhkan buat menjadi komentator atau co-host jempolan. Notes: perbincangan bersama Aldi mulai di 32:20.
-
#37 Super Frankie Lampard yang Kehilangan Kekuatan Supernya
04/01/2021 Duración: 50minMasih belum ada tagar Lampard out juga, nih? Padahal dari 9 laga terakhir sejak Desember 2020, Chelsea cuma menang dua kali. Selain bahas Chelsea, episode yang menandakan kembalinya Kang Jalu ini juga membahas subjektivitas penalti, Liverpool, sampai semifinal Copa Sudamericana.
-
#36 So Long, 2020... We Don't Miss You
01/01/2021 Duración: 01h23minGak pernah ada tahun yang kayak 2020. Gara-gara pandemi global dan segala macamnya itu, lah. Mulai dari ada anak yang ngirim surat ke Jürgen Klopp supaya Liverpool gak juara Premier League (terus akhirnya juara beneran), Man City terancam gak boleh main di Eropa (terus se-Inggris yang malah exit dari Uni Eropa), #B2BTrivia, Marcus Rashford MBE jadi pahlawan, Diego Maradona meninggal, dll. Apa ada yang langsung kangen sama 2020?
-
#35 Premier League dan Arteta: Don't Stop Me Now!
28/12/2020 Duración: 57minLiga Setia Kawan kembali lagi! Di Boxing Day, klub papan atas pada imbang semua, kecuali Man City dan Arsenal yang berhasil menang. Mereka kayak janjian nungguin Arsenal naik lagi. Habis menang lawan Chelsea, Arsenal bakal lawan Brighton, WBA, Newcastle (FA), Palace, Newcastle, dan Soton; lawan-lawan yang tepat buat mempertahankan momentum?
-
#34 Brexit Bad
25/12/2020 Duración: 01h15minSejak Referendum 2016, akhirnya dampak Brexit ke sepakbola sudah di depan mata! Tepatnya mulai jendela transfer musim dingin ini. Premier League harus siap kehilangan jargon "liga terbaik dunia". Namun, apa seburuk itu? Ada dampak positifnya gak? Dibahas lengkap bersama Dex, Firzie, Ranaditya, dan Rossi.
-
#33 How the Boxing Day Stole Christmas!
22/12/2020 Duración: 41minDi Inggris, Natal dan Tahun Baru bukannya libur, malah main bola. Tapi dari 10 musim terakhir, klub yang mimpin klasemen pada saat Natal, biasanya di akhir musim lanjut jadi juara. Kebetulan Liverpool lagi mimpin klasemen Natal tahun ini, jadi... (isi sendiri)
-
#32 Gak Comeback, Gak Makan
18/12/2020 Duración: 44minMan United itu sebenarnya bagus, tapi suka banyak bug aja, kayak gim Cyberpunk 2077. Mau menang pakai harus comeback segala; nyusahin diri sendiri. Mana akhir pekan ini lawan Leeds United pula.
-
#31 'Tis The Damn Season
14/12/2020 Duración: 51minSeperti lirik lagu baru Taylor Swift: You could call me "babi" for the weekend. Balada Arsenal bersama Mikel Arteta berlanjut di akhir pekan lalu karena kalah 0-1 dari Burnley. Namun bukan cuma Arsenal yang mellow, soalnya Chelsea juga kalah, sementara Liverpool, Spurs, dan dua klub Manchester imbang. Ini pada niat juara gak, sih?
-
#30 Gloomy Days buat Pendukung Manchester United
10/12/2020 Duración: 59minMenjelang laga derbi, Manchester United lagi gloomy setelah tersingkir dari UCL. Sama kayak Joy Division, band asal Manchester, yang lagu-lagunya juga gloomy. Selamat datang di Podcast Man United bersama para fan Man United!
-
#29 José Mourinho, Machiavellian Sejati
08/12/2020 Duración: 43minIl Principe (atau The Prince, atau Sang Penguasa) adalah mahakarya Niccolò Machiavelli, menguraikan tindakan yang bisa/perlu dilakukan seseorang untuk mendapatkan/mempertahankan kekuasaan. Berkat pemikirannya ini, orang yang menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan, biasa disebut makiavelis. Sosok makiavelis sejati di sepakbola, menurut Pangeran Siahaan, adalah José Mourinho.
-
#28 Senbatsu Gol Terbaik 2020
04/12/2020 Duración: 01h01minKalau di JKT48 ada senbatsu buat milih member mana yang bisa masuk single buat dirilis, FIFA udah lama punya senbatsu buat gol-gol terbaik: Puskás Award. Kayak gimana itu kriteria gol bagus? Lah, kalau gol jelek? Bersama nerds lineup featuring Coach Ardy, kami juga bahas laga-laga anti-mainstream dan Derbi Berlin di weekend! Disclaimer: Pembahasan Premier League baru ada di 32:00. Pembahasan penuh estetika ada di 43:00.
-
#27 Donny's Creek
01/12/2020 Duración: 01h48sDua klub beda nasib di akhir pekan lalu: Man United dan Arsenal. Episode kali ini berisi diskusi antara Coach Justin, Rossi, dan Tio soal peran Donny van de Beek, performa Arsenal, jadwal padat di Desember, dan apa yang terjadi sama Bagus Kahfi di Utrecht.
-
#26 A D10S
26/11/2020 Duración: 46minSebuah tribute untuk Diego Armando Maradona. Manusia yang lebih dari sekadar pesepakbola terbaik dunia. Beberapa menyebutnya tuhan, pemberontak, raja, binatang, santo, pendosa, saudara, pemenang, dan lain-lain. Pada akhirnya, sulit memang mendeskripsikan Maradona.
-
#25 Start-Up Libertadores
23/11/2020 Duración: 57minEuropean Cup (UCL) adalah hasil orang-orang Eropa yang nyontek Copa Libertadores di Amerika Selatan. Kebetulan kedua turnamen itu akan main tengah pekan ini. Selain itu, di episode ini "nerd trio" plus Coach Ardy juga membahas laga-laga akhir pekan, baik yang mainstream maupun anti-mainstream.
-
#24 BelandaVision
20/11/2020 Duración: 49minUEFA Nations League dan jeda internasional beres, tapi diskusi dan perdebatannya belum. Beberapa yang dibahas sama Coach Justin kali ini adalah soal Joachim Löw, visi Jack Grealish (lagi), serta cedera & corona sebagai "oleh-oleh" jeda internasional. Pertandingan-pertandingan besar akhir pekan juga ikut jadi topik. Pengumuman: Coach punya TikTok!
-
#23 Apa, sih, Grup Neraka dan Sepakbola Menyerang itu?
16/11/2020 Duración: 01h25sHari ini dibuka dengan Coach Justin dan Gary Lineker yang adu banter soal Jack Grealish di UEFA Nations League. Tapi selain Inggris, UNL juga punya banyak cerita menarik pekan ini. Salah satunya juga tentu dari MU (Makedonia Utara). Segmen Turun Minum juga hadir perdana, bahas istilah-istilah sepakbola mulai dari kasta, grup neraka, sepakbola menyerang, clean sheet, kick-off, gelandang pengangkut air, professional foul, dll.
-
#22 RPUL: Rangkuman Pengetahuan UNL Lengkap
13/11/2020 Duración: 44minJeda internasional terakhir di tahun 2020 ini ada UEFA Nations League (UNL). Kompetisi ini dianggap banyak menguntungkan negara-negara kecil. Bukti terbaru: MU (alias Makedonia Utara) berhasil lolos ke Euro 2020 lewat jalur UNL. Selain MU, ada banyak negara yang merasakan dampak positif UNL. Jadi, langsung aja kita jalan-jalan ke negara-negara "kecil" penikmat UNL.
-
#21 Stop the Count!
09/11/2020 Duración: 51minJoe Biden berhasil menyingkirkan Donald Trump dari singgasana kursi Presiden AS. Di Premier League, ada tiga klub yang ganti-gantian nangkring di puncak klasemen akhir pekan lalu: Southampton, Spurs, dan Leicester City. Di awal-awal musim begini memang gak ada yang pasti buat status quo pemuncak klasemen (kecuali di Bundesliga dan Ligue 1, sih).
-
#20 Box2Box Geographic: Kita Ajax Lo ke Utrecht
06/11/2020 Duración: 58minPodcast geografi terbaik di Asia Tenggara kembali! Kali ini membahas Utrecht yang akan kedatangan rival terbesar mereka, Ajax, di Eredivisie. Ada apa yang menarik dari kota tersebut? Eh, kota atau desa ini? Langsung kami datangkan pakar Belanda sekaligus yang sudah dirindukan: Coach Justin! Catatan: sesi khusus soal Utrecht ada di 40:00.
-
#19 Ole's at the Wheel with Diamonds
03/11/2020 Duración: 42minUntuk mengakomodasi Bruno Fernandes sebagai No. 10, Ole lagi sering pakai formasi 4-4-2 diamond. Itu bisa ngebuat Man United bantai RB Leipzig, tapi malah mati kutu lawan struktur rapi Arteta bersama Arsenal. Ini sepakbola, semua gak sesederhana Man United kalah karena Bruno gak cocok main sebagai No. 10 dan 3-4-3 menang vs 4-4-2 diamond. Ada posisi, peran, dan arketipe yang berbeda-beda dibalik semua angka formasi yang kita lihat.